Closingan Besar Di Whatsapp

Trik Traffic Dikit Tapi Closingan Besar Di Whatsapp

Untuk mendapatkan kontak dari seseorang kita membutuhkan traffic di internet, terkadang kita bisa mendapatkan dengan gratis namun mungkin akan membutuhkan waktu yang lama. Dengan bermodalkan traffic dikit tapi closingan besar di WhatsApp adalah harapan bagi semua marketer, cara agar mencapai hal tersebut adalah meningkatkan persentase penjualan dengan jumlah traffic yang sama dibanding sebelumnya.

Closingan Besar Di Whatsapp

Apabila kalau biasanya mendapatkan traffic 100 maka yang membeli atau terjadi closingan adalah 10 orang maka target baru yaitu dari traffic dikit itu yaitu menjadi 15 closingan. Berikut ini adalah sejumlah trik agar kalau hanya punya traffic dikit tapi closingan besar di WhatsApp:

1.       Jaga Nama Baik Seller

Untuk bisa terjadi penjualan kita harus dipercaya oleh calon konsumen, tentu saja review dan juga bintang pada marketplace dapat membantu, karena walau jualan di whatsapp tetap saja orang akan melakukan cek nama kita di marketplace agar tahu kira-kira kita ini menipu atau tidak.

Intinya kalau menjual itu harus jaga produk sesuai ekspektasi dan juga pelayanan dari chatting dan juga kiriman yang cepat, kalau kita menjaga tiga hal ini biasanya bisnis akan bisa langgeng jalan terus. Bisnis yang sudah berjalan ini akan mendapat reorder dari konsumen karena barangnya bagus dan dikirim cepat apalagi ditambah CS yang ramah.

2.       Respon yang cepat

Setiap pelanggan menginginkan di layani dengan baik dan secepat mungkin. Bila anda ingin closingan di whatsapp meningkat, maka kuncinya adalah dengan respon chat menjawab pertanyaan customer dengan cepat dan realtime. Jangan sampai customer lambat menerima jawaban anda.

Agar mempermudah dalam melakukan ini, anda bisa  memanfaatkan Api Whatsapp Business untuk membuat toko anda bisa mengirimkan pesan secara realtime, fast respon hingga bisa membantu dalam membuat bot penjawab otomatis 24 jam non stop.

3.       Arahkan Percakapan Secara Halus

Saat sedang melakukan percakapan melalui pesan dengan konsumen kita bisa coba arahkan percakapan menjadi ke arah menyelesaikan semua solusi dari konsumen. Misalnya kita bantu terus konsumen layaknya sedang konsultasi dengan begini:

  • Oh butuhnya warna merah, baik akan kami sediakan. Butuh untuk kegiatan apa kak? Akan kami beri rekomendasi juga.
  • Karena kakak ingin membeli saat ini, ada diskon untuk produk yang kedua. Selain tas ini, tas yang kedua akan dapat diskon 15%, untuk sehari-hari butuh tas tambahan tidak kak?

4.       Berikan Pujian

Seseorang akan merasa cocok apabila mendapat pujian, begitu juga saat sedang berbelanja termasuk belanja melalui chating di WhatsApp. Dengan memberikan pujian maka akan merasa cocok dengan toko online kita, seperti apa sih contoh pujian kepada mereka? Ini dia contohnya:

  • Pilihan yang kakak ini sudah tepat, cocok untuk rencana kakak.
  • Untuk harga segitu barang itu adalah yang paling bagus kak, kakak hebat.
  • Kakak mengetahui ditel tentang sepatu wedges, hebat sekali!

Dengan memberikan pujian seperti itu, maka akan timbul juga psikologis bahwa dia tidak melakukan kesalahan dalam berbelanja di toko kita.

5.       Beri Pertanyaan Positif

Jangan memberikan informasi maupun pertanyaan yang ada kata negatifnya, contoh dari kata negatif adalah tidak jadi membeli. Melainkan kita harus menggunakan kata kata yang positif, kata yang bermakna positif adalah yang berisi tentang jadi membeli. Contoh dari kalimat atau kata yang cocok digunakan karena bermakna positif adalah seperti ini:

  • Baik kak, warna tas yang kakak inginkan tersedia, mau membeli satu atau dua? Sayang ongkirnya kalo hanya beli satu lho.

Coba bandingkan dengan pertanyaan negatif, contoh yang negatif dan sebaiknya jangan digunakan adalah pertanyaan langsung dan ada kata tidak jadi membeli seperti “Warna tas yang inginkan tersedia, jadi membeli tidak?”

Dengan kedekatan dan psikologis yang positif diharapkan dengan traffic dikit juga bisa closingan besar di WhatsApp, silahkan mencoba.

Related Posts